Home » Berita Terkini » World Space Week 2026 Digelar 4-10 Oktober, Begini Cara Ikutnya

World Space Week 2026 Digelar 4-10 Oktober, Begini Cara Ikutnya

Smallest FontLargest Font

World Space Week 2026 kembali diperingati secara global pada 4-10 Oktober 2026. Perayaan tahunan yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini menjadi momentum untuk mengenalkan manfaat ilmu pengetahuan dan teknologi antariksa, sekaligus mendorong minat masyarakat terhadap eksplorasi ruang angkasa.

Pada 2026, World Space Week mengangkat tema “Rocket Revolution” atau Revolusi Roket. Tema tersebut menyoroti perkembangan teknologi roket dan bagaimana inovasi peluncuran membuka peluang baru dalam eksplorasi Bulan serta berbagai aktivitas antariksa.

Apa Itu World Space Week 2026?

World Space Week merupakan perayaan internasional yang berlangsung setiap 4 sampai 10 Oktober. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kontribusi ilmu pengetahuan dan teknologi antariksa terhadap kehidupan manusia.

Peringatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan peluncuran roket atau eksplorasi planet. Berbagai kegiatan pendidikan, seminar, pameran, diskusi, pengamatan benda langit, hingga program untuk pelajar dapat menjadi bagian dari World Space Week.

Menurut World Space Week Association, kegiatan tersebut telah berkembang menjadi salah satu perayaan antariksa terbesar di dunia. Situs resmi World Space Week mencatat lebih dari 50.000 kegiatan di lebih dari 102 negara berdasarkan data yang ditampilkan saat ini.

Kapan World Space Week 2026?

Jadwal World Space Week 2026 berlangsung pada:

InformasiKeterangan
Nama kegiatanWorld Space Week 2026
Tanggal4-10 Oktober 2026
TemaRocket Revolution
CakupanInternasional
Penyelenggara utamaWorld Space Week Association
Dasar peringatanDeklarasi Majelis Umum PBB

Tanggal 4-10 Oktober ditetapkan sebagai World Space Week karena memiliki hubungan dengan dua tonggak penting dalam sejarah kegiatan antariksa. Pada 4 Oktober 1957, Sputnik 1 diluncurkan sebagai satelit buatan manusia pertama yang mengorbit Bumi, sedangkan 10 Oktober 1967 menandai berlakunya Outer Space Treaty.

BACA JUGA:  GTA 6 Kapan Rilis? Ini Jadwal Resmi, Platform, dan Informasi Terbarunya

Dengan demikian, periode tersebut tidak dipilih secara sembarangan. Rentang tanggal itu menghubungkan sejarah awal eksplorasi antariksa dengan prinsip penggunaan ruang angkasa secara damai.

World Space Week 2026: Rocket Revolution

Tema Rocket Revolution menjadi fokus utama peringatan World Space Week 2026. Tema ini berkaitan dengan perkembangan teknologi roket yang menjadi salah satu fondasi penting dalam aktivitas eksplorasi dan pemanfaatan ruang angkasa.

Roket berfungsi sebagai kendaraan peluncur yang membawa satelit, wahana antariksa, instrumen penelitian, maupun manusia menuju ruang angkasa. Kemajuan teknologi peluncuran kemudian berpengaruh terhadap biaya, frekuensi, kemampuan, dan jangkauan misi antariksa.

World Space Week Association pada 30 September 2026 mengumumkan bahwa peringatan tahun ini merayakan “Rocket Revolution”. Salah satu kegiatan yang diumumkan adalah webinar pada 2 Oktober yang membahas perkembangan roket dan berbagai misi menuju Bulan.

Mengapa Teknologi Roket Penting?

Eksplorasi antariksa membutuhkan kemampuan untuk membawa muatan melewati atmosfer dan menempatkannya pada lintasan yang tepat. Roket menjadi salah satu teknologi utama untuk menjalankan proses tersebut.

Perkembangan roket juga berkaitan dengan meningkatnya aktivitas satelit. Satelit digunakan untuk komunikasi, navigasi, pengamatan Bumi, penelitian cuaca, pemantauan lingkungan, hingga membantu mitigasi bencana.

Kemajuan tersebut membuat teknologi antariksa semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Banyak layanan yang digunakan di Bumi bergantung pada teknologi dan infrastruktur yang berhubungan dengan ruang angkasa.

Sejarah World Space Week

World Space Week secara resmi ditetapkan oleh Majelis Umum PBB pada 1999. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dan pengambil kebijakan mengenai manfaat penggunaan ilmu pengetahuan serta teknologi antariksa secara damai.

Peringatan tersebut kemudian berkembang menjadi kegiatan global yang melibatkan berbagai pihak. Sekolah, universitas, lembaga penelitian, perusahaan, museum, planetarium, komunitas astronomi, serta organisasi antariksa dapat menyelenggarakan kegiatan selama periode tersebut.

Setiap tahun, World Space Week juga memiliki tema yang berbeda. Tema digunakan sebagai fokus bersama untuk menghubungkan kegiatan pendidikan, penelitian, inovasi, dan komunikasi publik mengenai antariksa.

Kegiatan World Space Week 2026

Tidak ada satu bentuk kegiatan yang wajib dilakukan oleh seluruh peserta. Program dapat disesuaikan dengan kemampuan penyelenggara dan sasaran peserta.

BACA JUGA:  Truk ODOL Mulai Ditertibkan di Tanjung Perak, Kemenhub Siapkan Timbangan dan Portal Pembatas

Beberapa bentuk kegiatan yang relevan antara lain:

  • Seminar dan webinar tentang antariksa.
  • Pameran teknologi dan penelitian antariksa.
  • Kegiatan edukasi untuk pelajar.
  • Pengamatan benda langit.
  • Kompetisi atau proyek sains.
  • Diskusi mengenai satelit dan roket.
  • Kunjungan ke planetarium atau fasilitas penelitian.
  • Pemutaran film dokumenter bertema antariksa.
  • Kegiatan pengenalan profesi di sektor antariksa.

Ketentuan umum World Space Week menyebutkan bahwa sebuah kegiatan harus berkaitan dengan antariksa dan dimulai atau berakhir dalam periode 4-10 Oktober.

World Space Week 2026 di Indonesia

Indonesia juga memiliki aktivitas yang berkaitan dengan sains dan teknologi antariksa. Salah satu lembaga yang aktif dalam riset tersebut adalah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Agenda BRIN pada Oktober 2026 mencatat kegiatan Space Harvest Ideathon – Space Seeds for Asian Future (SSAF) 2026 Indonesia serta 7th Kibo Robot Programming Challenge (Kibo-RPC) 2026-2027 yang berlangsung dalam periode World Space Week.

BRIN juga terus mengembangkan teknologi satelit nasional. Dalam kegiatan IRIFair 2026, BRIN memperkenalkan perkembangan satelit Indonesia, termasuk NEO-1 yang sedang memasuki tahap pengujian dan integrasi untuk misi observasi Bumi.

Hal tersebut menunjukkan bahwa pembahasan mengenai antariksa tidak hanya berkaitan dengan negara-negara yang memiliki program peluncuran roket besar. Indonesia juga memiliki kegiatan penelitian dan pengembangan teknologi yang memanfaatkan teknologi ruang angkasa.

Apakah Ada Syarat Mengikuti World Space Week 2026?

World Space Week bukan program bantuan atau pendaftaran beasiswa sehingga tidak memiliki persyaratan peserta secara umum seperti program pendidikan atau seleksi pekerjaan.

Masyarakat dapat mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh institusi atau komunitas sesuai ketentuan masing-masing. Persyaratan, kuota, biaya, serta mekanisme pendaftaran dapat berbeda antara satu kegiatan dan kegiatan lainnya.

Bagi sekolah, komunitas, lembaga pendidikan, atau organisasi yang ingin menyelenggarakan kegiatan sendiri, kegiatan tersebut dapat didaftarkan melalui platform World Space Week sesuai ketentuan penyelenggara. Pedoman World Space Week menyebut kegiatan harus memiliki hubungan dengan antariksa dan berlangsung dalam periode 4-10 Oktober.

Cara Mengikuti World Space Week 2026

Ada beberapa cara sederhana untuk ikut memperingati World Space Week 2026 tanpa harus menjadi peneliti atau profesional di bidang antariksa.

BACA JUGA:  Gaji SPPI Merah Putih 2026 Berapa? Cek Besaran dan Tunjangannya

1. Mengikuti Acara Resmi

Informasi kegiatan dapat diperiksa melalui kalender kegiatan World Space Week. Jadwal dapat mencakup webinar, seminar, program pendidikan, diskusi, dan kegiatan lain yang diselenggarakan oleh berbagai organisasi.

2. Mengikuti Kegiatan Pendidikan

Pelajar dan mahasiswa dapat mengikuti kegiatan bertema astronomi, teknologi roket, satelit, robotika, atau penelitian antariksa. Kegiatan semacam ini dapat menjadi sarana mengenal bidang STEM secara lebih dekat.

3. Mengadakan Kegiatan di Sekolah atau Komunitas

Sekolah dan komunitas dapat membuat kegiatan sederhana seperti pengamatan langit malam, diskusi tentang satelit, eksperimen sains, atau presentasi mengenai sejarah eksplorasi ruang angkasa.

Tidak harus berupa kegiatan berskala besar. Hal terpenting adalah kegiatan memiliki kaitan dengan antariksa dan dilakukan dalam periode World Space Week.

4. Mempelajari Teknologi Antariksa

World Space Week juga dapat dimanfaatkan untuk mempelajari bagaimana teknologi antariksa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah teknologi satelit untuk komunikasi, navigasi, pemantauan cuaca, pemetaan, pertanian, dan mitigasi bencana.

Mengapa World Space Week Penting?

Perkembangan teknologi antariksa memiliki dampak yang semakin luas terhadap kehidupan manusia. Data satelit, misalnya, dapat membantu pemantauan lingkungan dan wilayah, sedangkan sistem komunikasi serta navigasi berbasis satelit mendukung berbagai aktivitas di Bumi.

World Space Week juga berperan dalam memperkenalkan bidang antariksa kepada generasi muda. Pengenalan tersebut dapat mendorong minat terhadap fisika, matematika, astronomi, teknik, pemrograman, robotika, dan bidang STEM lainnya.

Selain pendidikan, kegiatan ini menjadi ruang untuk membicarakan pemanfaatan ruang angkasa secara bertanggung jawab. Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui UNOOSA juga memiliki pedoman mengenai keberlanjutan aktivitas antariksa, termasuk pengelolaan risiko, pertukaran informasi, pemantauan objek ruang angkasa, dan pengurangan masalah sampah antariksa.

Hal Penting World Space Week 2026

Beberapa informasi utama yang perlu diketahui terkait World Space Week 2026 adalah:

  1. Tanggal: 4-10 Oktober 2026.
  2. Tema: Rocket Revolution.
  3. Skala: Internasional.
  4. Dasar: Ditetapkan melalui keputusan Majelis Umum PBB pada 1999.
  5. Fokus: Edukasi, kesadaran publik, ilmu pengetahuan, teknologi, dan manfaat antariksa.
  6. Kegiatan: Seminar, webinar, pendidikan, pameran, pengamatan astronomi, kompetisi, dan kegiatan terkait lainnya.
  7. Peserta: Masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, sekolah, komunitas, lembaga penelitian, dan organisasi terkait.
  8. Indonesia: Terdapat sejumlah agenda yang berkaitan dengan antariksa dan teknologi ruang angkasa selama Oktober 2026.

Kesimpulan

World Space Week 2026 berlangsung pada 4-10 Oktober 2026 dengan tema Rocket Revolution. Peringatan ini menjadi kesempatan untuk memahami perkembangan teknologi roket sekaligus melihat peran ilmu dan teknologi antariksa dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan World Space Week tidak terbatas pada lembaga antariksa. Sekolah, kampus, komunitas, organisasi, maupun masyarakat umum dapat ikut berpartisipasi melalui kegiatan edukasi dan program yang berkaitan dengan ruang angkasa.