Home » Berita Terkini » Hukumonline Resmi Buka PKPA Oktober 2026, Siapkan Calon Advokat Profesional Berintegritas

Hukumonline Resmi Buka PKPA Oktober 2026, Siapkan Calon Advokat Profesional Berintegritas

Smallest FontLargest Font

Hukumonline resmi membuka Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) secara daring pada Jumat, 16 Oktober 2026. Program tersebut diselenggarakan melalui kolaborasi dengan Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) dan Fakultas Hukum Universitas YARSI untuk mempersiapkan calon advokat yang kompeten serta berintegritas.

PKPA menjadi salah satu tahapan penting bagi sarjana berlatar belakang pendidikan tinggi hukum yang ingin menempuh jalur profesi advokat. Pembelajaran tidak hanya berfokus pada teori hukum, tetapi juga mencakup keterampilan praktik, pemahaman etika profesi, serta penanganan perkara.

Pada periode Oktober 2026, kelas PKPA Hukumonline berlangsung secara daring pada 16–31 Oktober 2026 melalui Zoom Meeting. Program ini diikuti 42 peserta dari berbagai latar belakang dan menghadirkan materi yang dirancang untuk mendukung kesiapan calon advokat menghadapi praktik hukum.

Hukumonline Resmi Membuka PKPA Oktober 2026

Pembukaan PKPA Hukumonline menandai dimulainya rangkaian pendidikan profesi bagi calon advokat pada periode Oktober 2026. Kolaborasi dengan Peradi dan Fakultas Hukum Universitas YARSI menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan program tersebut.

  • Penyelenggara: Hukumonline.
  • Mitra penyelenggara: DPN Peradi dan Fakultas Hukum Universitas YARSI.
  • Tanggal pembukaan: Jumat, 16 Oktober 2026.
  • Jumlah peserta: 42 orang.
  • Metode pembelajaran: kelas daring melalui Zoom Meeting.
  • Periode kegiatan: 16–31 Oktober 2026.

Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat pemahaman hukum sekaligus mempersiapkan peserta menghadapi kebutuhan praktik profesi. Pendidikan profesi tersebut juga menjadi ruang pembelajaran dan pengembangan jejaring di bidang hukum.

Apa Itu PKPA dan Mengapa Penting bagi Calon Advokat?

Pendidikan Khusus Profesi Advokat atau PKPA merupakan pendidikan yang perlu ditempuh sebagai bagian dari persyaratan untuk menjadi advokat. Ketentuan mengenai profesi tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat.

  • Memperkuat dasar hukum: peserta mempelajari sistem peradilan, hukum acara, dan ketentuan yang berkaitan dengan praktik advokat.
  • Mengenalkan etika profesi: pendidikan membahas tanggung jawab, kode etik, dan standar perilaku dalam menjalankan profesi hukum.
  • Meningkatkan keterampilan praktik: pembelajaran mencakup penanganan perkara, penyusunan dokumen hukum, dan argumentasi hukum.
  • Mempersiapkan tahapan profesi: PKPA menjadi salah satu bagian dari rangkaian persyaratan, bukan satu-satunya syarat untuk diangkat sebagai advokat.
BACA JUGA:  Agrinas Palma 2026 Buka Lowongan Kerja? Cek Posisi dan Informasi Rekrutmen Terbaru

Lulus PKPA tidak otomatis memberikan status sebagai advokat. Calon advokat tetap harus memenuhi persyaratan lain sesuai peraturan perundang-undangan dan ketentuan organisasi advokat yang berlaku.

Jadwal PKPA Hukumonline Periode Oktober 2026

PKPA Hukumonline periode Oktober dilaksanakan selama lebih dari dua pekan dengan pembagian jam belajar pada hari kerja dan akhir pekan. Informasi jadwal resmi mencantumkan pelaksanaan kelas pada 16–31 Oktober 2026.

  • Jadwal hari kerja dan akhir pekan memiliki jam berbeda.
  • Periode Oktober 2026 sudah dimulai pada 16 Oktober, sehingga calon peserta untuk periode berikutnya perlu memeriksa jadwal terbaru.
  • Informasi perubahan jadwal atau kelas selanjutnya dapat dikonfirmasi melalui kanal resmi PKPA Hukumonline.

Biaya Pendaftaran PKPA Hukumonline

Biaya mengikuti PKPA Hukumonline periode Oktober 2026 dibedakan berdasarkan status pelanggan Hukumonline Pro. Informasi resmi acara mencantumkan biaya pendaftaran serta biaya pendidikan untuk peserta umum.

  • Biaya pendidikan dapat dicicil dua kali berdasarkan ketentuan program.
  • Harga khusus pelanggan Hukumonline Pro perlu dikonfirmasi saat registrasi.
  • Pastikan nominal dan instruksi pembayaran sesuai informasi resmi periode yang dipilih.

Rincian biaya dapat berubah mengikuti periode pelaksanaan. Informasi pada halaman acara resmi menjadi acuan sebelum pembayaran dilakukan.

Persyaratan Mengikuti PKPA Hukumonline

Pendaftaran PKPA memerlukan dokumen yang menunjukkan latar belakang pendidikan hukum dan identitas peserta. Persyaratan administrasi perlu dilengkapi agar pendaftaran dapat diproses.

  • Formulir pendaftaran: diisi lengkap sesuai data yang diminta.
  • Ijazah sarjana hukum: berupa hasil pindai ijazah yang telah dilegalisasi.
  • Foto berwarna: masing-masing satu hasil pindai ukuran 4 × 6 dan 3 × 4.
  • Kartu identitas: hasil pindai KTP yang masih berlaku.
  • Bukti pembayaran: disertakan sesuai instruksi penyelenggara.

Penyelenggara menyebutkan bahwa status peserta baru dapat diproses setelah formulir pendaftaran dan bukti pembayaran dilengkapi. Kehadiran minimal 80 persen dari keseluruhan sesi juga menjadi ketentuan untuk memperoleh sertifikat PKPA.

BACA JUGA:  GTA 6 Kapan Rilis? Ini Jadwal Resmi, Platform, dan Informasi Terbarunya

Materi Pembelajaran dalam PKPA Hukumonline

Materi PKPA disusun untuk memberi dasar pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam praktik advokat. Pembelajaran mencakup aspek teori, hukum acara, pekerjaan nonlitigasi, serta keterampilan pendukung.

Teori dasar dan hukum acara

  • Organisasi advokat: mengenalkan fungsi serta peran organisasi dalam profesi hukum.
  • Sistem peradilan Indonesia: membahas struktur dan mekanisme peradilan.
  • Kode etik profesi advokat: membangun pemahaman tentang tanggung jawab dan integritas.
  • Hukum acara: mencakup perkara pidana, perdata, tata usaha negara, peradilan agama, dan bidang peradilan lainnya.

Materi nonlitigasi dan keterampilan praktis

  • Penyusunan kontrak: mempelajari perancangan dan analisis dokumen perjanjian.
  • Pendapat hukum: memahami penyusunan legal opinion dan uji kepatutan hukum.
  • Wawancara klien: melatih penggalian informasi untuk memahami permasalahan hukum.
  • Penelusuran hukum: meningkatkan keterampilan menemukan peraturan dan dokumentasi hukum yang relevan.
  • Teknologi dan AI: membahas pemanfaatan kecerdasan buatan dalam praktik hukum sesuai materi program.

Materi tersebut dirancang agar calon advokat tidak hanya memahami peraturan, tetapi juga mampu menerapkan analisis hukum dalam situasi praktik. Rincian sesi dapat diperiksa melalui kurikulum resmi periode Oktober 2026.

Pengajar dari Kalangan Praktisi dan Akademisi

PKPA Hukumonline menghadirkan pengajar dengan latar belakang praktisi hukum dan akademisi. Kombinasi tersebut memberi kesempatan bagi peserta untuk mempelajari konsep hukum sekaligus memahami penerapan di lingkungan profesional.

  • Stephen Igor Warroka: tercantum sebagai pengajar dari SSEK Indonesian Legal Consultants.
  • Eri Hertiawan: praktisi hukum dari Assegaf Hamzah & Partners.
  • Asfinawati: tercantum sebagai pengajar dengan pengalaman di bidang pengabdian masyarakat.
  • Prof. Hikmahanto Juwana: akademisi dan Guru Besar Universitas Indonesia.

Kehadiran pengajar dengan latar belakang berbeda mendukung pembelajaran yang mencakup teori, analisis, dan pengalaman praktik. Daftar pengajar serta pembagian materi dapat berubah sesuai periode program.

Cara Mendaftar PKPA Hukumonline

Pendaftaran PKPA Hukumonline dilakukan melalui kanal resmi penyelenggara. Informasi periode, formulir, biaya, dan dokumen persyaratan tersedia pada halaman program.

  • Buka situs resmi PKPA Hukumonline melalui halaman program pendidikan profesi advokat.
  • Periksa periode kelas, jadwal, biaya, serta persyaratan administrasi.
  • Isi formulir pendaftaran dengan data yang benar.
  • Siapkan dokumen pendidikan, foto, dan identitas sesuai ketentuan.
  • Ikuti instruksi pembayaran yang diberikan penyelenggara.
  • Kirim formulir beserta bukti pembayaran melalui mekanisme yang ditetapkan.
  • Konfirmasikan status pendaftaran melalui narahubung resmi.
BACA JUGA:  Aturan Pajak Seller Marketplace 2026: Omzet Rp500 Juta Kena PPh atau Tidak?

Untuk periode Oktober 2026, informasi kontak yang tercantum adalah Denada Aprilia melalui nomor 0812-9603-2095 atau email pkpa@hukumonline.com. Mengingat kelas Oktober sudah berlangsung, informasi ketersediaan kursi dan jadwal berikutnya perlu dikonfirmasi sebelum melakukan pembayaran.

Tahapan Setelah Menyelesaikan PKPA

PKPA merupakan bagian dari jalur persiapan profesi advokat dan bukan akhir dari seluruh proses. Setelah menyelesaikan pendidikan, calon advokat tetap perlu memenuhi ketentuan lanjutan sesuai hukum dan aturan organisasi advokat.

  • Memenuhi kehadiran: peserta perlu mengikuti minimal 80 persen sesi untuk memperoleh sertifikat sesuai ketentuan program.
  • Mengikuti tahapan profesi berikutnya: persyaratan lain, termasuk ujian profesi advokat apabila diwajibkan oleh organisasi terkait, perlu dipenuhi.
  • Menjalani magang: calon advokat harus mengikuti ketentuan magang yang berlaku sebelum dapat diangkat sebagai advokat.
  • Menjaga etika profesi: integritas, kerahasiaan klien, dan kepatuhan terhadap kode etik menjadi bagian penting dalam praktik hukum.

Ketentuan pengangkatan advokat mengacu pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat serta aturan yang berlaku. Karena persyaratan dapat berkaitan dengan organisasi advokat, informasi terbaru perlu dikonfirmasi melalui lembaga berwenang.

Penutup

Hukumonline resmi membuka PKPA periode Oktober 2026 melalui kerja sama dengan DPN Peradi dan Fakultas Hukum Universitas YARSI. Program yang dimulai pada 16 Oktober tersebut diikuti 42 peserta dan diselenggarakan secara daring hingga 31 Oktober 2026.

PKPA Hukumonline membekali calon advokat melalui materi teori hukum, hukum acara, etika profesi, penyusunan dokumen, serta keterampilan praktik. Pembelajaran tersebut menjadi bekal penting untuk memahami tanggung jawab dan kebutuhan profesional di bidang hukum.

Bagi calon peserta periode berikutnya, informasi resmi mengenai jadwal, biaya, persyaratan, dan mekanisme pendaftaran perlu diperiksa sebelum mengajukan formulir. Penyelesaian PKPA menjadi salah satu tahapan menuju profesi advokat, sedangkan pengangkatan tetap bergantung pada pemenuhan seluruh persyaratan yang berlaku.