Tabel KUR BRI September 2026 dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha yang ingin memperkirakan besarnya cicilan sebelum mengajukan Kredit Usaha Rakyat. Besaran angsuran bergantung pada plafon pinjaman, jangka waktu atau tenor, serta skema bunga yang berlaku.
Pada 2026, pemerintah menetapkan arah kebijakan KUR dengan target penyaluran hingga Rp295 triliun. Untuk KUR Mikro dan KUR Kecil sektor produksi serta perdagangan berorientasi ekspor, pemerintah menetapkan bunga sebesar 6 persen efektif per tahun, sedangkan KUR Super Mikro sebesar 3 persen efektif per tahun.
Tabel KUR BRI September 2026
BRI menyediakan KUR sebagai pembiayaan modal kerja dan investasi bagi debitur individu, badan usaha, maupun kelompok usaha yang produktif dan layak. Pada halaman resmi BRI, KUR Mikro memiliki plafon sampai dengan Rp50 juta, sedangkan KUR Kecil berada pada rentang di atas Rp50 juta hingga Rp500 juta.
Berikut simulasi angsuran menggunakan asumsi bunga efektif 6 persen per tahun dengan metode anuitas.
| Plafon | 12 Bulan | 24 Bulan | 36 Bulan | 48 Bulan | 60 Bulan |
|---|---|---|---|---|---|
| Rp10 juta | Rp860.664 | Rp443.206 | Rp304.219 | Rp234.850 | Rp193.328 |
| Rp25 juta | Rp2.151.661 | Rp1.108.015 | Rp760.548 | Rp587.126 | Rp483.320 |
| Rp50 juta | Rp4.303.321 | Rp2.216.031 | Rp1.521.097 | Rp1.174.251 | Rp966.640 |
| Rp75 juta | Rp6.454.982 | Rp3.324.046 | Rp2.281.645 | Rp1.761.377 | Rp1.449.960 |
| Rp100 juta | Rp8.606.643 | Rp4.432.061 | Rp3.042.194 | Rp2.348.503 | Rp1.933.280 |
| Rp150 juta | Rp12.909.964 | Rp6.648.092 | Rp4.563.291 | Rp3.522.754 | Rp2.899.920 |
| Rp200 juta | Rp17.213.286 | Rp8.864.122 | Rp6.084.387 | Rp4.697.006 | Rp3.866.560 |
| Rp300 juta | Rp25.819.929 | Rp13.296.183 | Rp9.126.581 | Rp7.045.509 | Rp5.799.840 |
| Rp500 juta | Rp43.033.215 | Rp22.160.305 | Rp15.210.969 | Rp11.742.515 | Rp9.666.401 |
Angka tersebut merupakan simulasi, sehingga tidak dapat dianggap sebagai nominal cicilan yang pasti diterima setiap calon debitur. Besaran angsuran final ditentukan berdasarkan akad dan perhitungan bank.
Bunga KUR BRI September 2026
Suku bunga menjadi salah satu informasi utama yang perlu diperhatikan sebelum mengajukan KUR BRI. Pemerintah melalui kebijakan KUR 2026 menetapkan bunga KUR Super Mikro sebesar 3 persen efektif per tahun dan KUR Mikro serta KUR Kecil sebesar 6 persen efektif per tahun untuk sektor yang memenuhi ketentuan.
BRI juga mencantumkan KUR Mikro dengan bunga 6 persen efektif per tahun serta KUR Kecil dengan bunga 6 persen efektif per tahun pada informasi produknya. BRI menyebut KUR tersebut dapat digunakan untuk modal kerja maupun investasi usaha.
KUR Super Mikro
KUR Super Mikro ditujukan untuk pembiayaan usaha dengan plafon sampai Rp10 juta. Berdasarkan kebijakan KUR 2026, bunga untuk skema ini sebesar 3 persen efektif per tahun.
Karena menggunakan tingkat bunga yang berbeda dari simulasi utama di atas, calon debitur KUR Super Mikro perlu meminta simulasi cicilan sesuai akad yang ditawarkan bank.
KUR Mikro
KUR Mikro ditujukan untuk pembiayaan dengan plafon di atas Rp10 juta sampai dengan Rp100 juta berdasarkan informasi produk BRI yang saat ini ditampilkan. BRI mencantumkan bunga mulai 6 persen efektif per tahun untuk KUR Mikro.
Untuk informasi produk KUR BRI, ketentuan plafon dan skema dapat mengikuti pedoman KUR yang berlaku serta hasil penilaian bank.
KUR Kecil
KUR Kecil memiliki plafon yang lebih besar dan dapat mencapai Rp500 juta. BRI mencantumkan maksimal kredit Rp500 juta, dengan jangka waktu sampai empat tahun untuk kredit modal kerja dan sampai lima tahun untuk kredit investasi.
Untuk KUR Kecil, BRI juga mencantumkan suku bunga 6 persen efektif per tahun dan ketentuan agunan sesuai peraturan bank.
Syarat KUR BRI September 2026
Syarat pengajuan KUR perlu dipenuhi sebelum permohonan diproses. Secara umum, calon debitur harus mempunyai usaha yang produktif dan layak serta memenuhi ketentuan administrasi yang ditetapkan BRI.
Pada informasi KUR BRI, beberapa persyaratan yang dicantumkan antara lain usaha telah berjalan minimal enam bulan dan calon debitur tidak sedang menerima kredit dari perbankan, dengan pengecualian kredit konsumtif tertentu seperti KPR, KKB, dan kartu kredit.
Dokumen yang perlu disiapkan dapat meliputi:
- KTP.
- Kartu Keluarga.
- Dokumen atau legalitas usaha.
- NIB atau dokumen usaha sesuai ketentuan.
- NPWP sesuai ketentuan plafon dan jenis pengajuan.
- Dokumen pendukung lain yang diminta bank.
BRI juga mencantumkan kriteria umum debitur berupa usaha produktif dan layak, usaha berjalan minimal enam bulan, memiliki NIB dan NPWP, serta tidak memiliki catatan negatif pada SLIK.
Berapa Plafon KUR BRI 2026?
Plafon KUR berbeda berdasarkan jenis produknya. KUR Super Mikro memiliki plafon sampai Rp10 juta, sementara KUR Mikro dan KUR Kecil mempunyai batas pembiayaan yang lebih besar sesuai skema yang digunakan.
| Jenis KUR | Plafon | Bunga yang Dicantumkan |
|---|---|---|
| KUR Super Mikro | Sampai Rp10 juta | 3% efektif/tahun |
| KUR Mikro | > Rp10 juta–Rp100 juta | Mulai 6% efektif/tahun |
| KUR Kecil | > Rp100 juta–Rp500 juta | Mulai 6% efektif/tahun |
Ketentuan pemerintah 2026 menyebut KUR Super Mikro sebesar 3 persen efektif per tahun, sedangkan KUR Mikro dan KUR Kecil untuk sektor produksi serta perdagangan berorientasi ekspor sebesar 6 persen efektif per tahun.
Sementara itu, informasi produk BRI mencantumkan KUR Mikro sampai Rp100 juta dan KUR Kecil sampai Rp500 juta.
Tenor KUR BRI September 2026
Tenor merupakan jangka waktu yang digunakan untuk melunasi pinjaman. Semakin panjang tenor, umumnya nominal cicilan bulanan menjadi lebih rendah, tetapi total pembayaran selama masa pinjaman dapat menjadi lebih besar.
Untuk KUR BRI, BRI mencantumkan KUR Mikro dengan kredit modal kerja maksimal tiga tahun dan kredit investasi maksimal lima tahun. KUR Kecil memiliki jangka waktu maksimal empat tahun untuk modal kerja dan lima tahun untuk investasi.
Dengan demikian, calon debitur perlu memilih tenor dengan mempertimbangkan kemampuan pembayaran dan arus kas usaha.
Contoh Cicilan KUR BRI Rp50 Juta
Pinjaman Rp50 juta termasuk nominal yang banyak digunakan sebagai contoh simulasi karena berada pada batas KUR Mikro yang tercantum dalam informasi produk BRI.
Dengan asumsi bunga efektif 6 persen per tahun, simulasi cicilan Rp50 juta adalah sebagai berikut:
- 12 bulan: sekitar Rp4.303.321 per bulan.
- 24 bulan: sekitar Rp2.216.031 per bulan.
- 36 bulan: sekitar Rp1.521.097 per bulan.
- 48 bulan: sekitar Rp1.174.251 per bulan.
- 60 bulan: sekitar Rp966.640 per bulan.
Simulasi tersebut menggunakan metode anuitas dan hanya berfungsi sebagai perkiraan. Angka pada perjanjian kredit dapat berbeda sesuai skema, biaya yang berlaku, hasil analisis kredit, dan ketentuan bank.
Contoh Cicilan KUR BRI Rp100 Juta
Untuk plafon Rp100 juta, simulasi dengan bunga efektif 6 persen menghasilkan angsuran sekitar Rp8,61 juta per bulan untuk tenor 12 bulan.
Jika menggunakan tenor 60 bulan, cicilan berdasarkan simulasi menjadi sekitar Rp1,93 juta per bulan.
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa pemilihan tenor berpengaruh terhadap kewajiban bulanan. Namun, calon debitur tetap perlu meminta simulasi resmi dari BRI sebelum menyetujui akad.
Cara Daftar KUR BRI September 2026
Pengajuan KUR dapat dilakukan melalui kanal dan layanan BRI sesuai ketentuan yang berlaku. Calon debitur perlu memastikan terlebih dahulu bahwa jenis usaha dan dokumen yang dimiliki memenuhi persyaratan.
Secara umum, tahap pengajuan dapat dilakukan dengan langkah berikut:
- Pastikan usaha sudah memenuhi ketentuan KUR.
- Siapkan KTP, KK, dokumen usaha, dan dokumen pendukung.
- Tentukan kebutuhan pembiayaan dan perkiraan plafon.
- Ajukan KUR melalui layanan BRI yang tersedia.
- Lengkapi data dan dokumen yang diminta.
- Ikuti proses verifikasi dan analisis kredit.
- Tunggu keputusan persetujuan dari bank.
- Jika disetujui, lakukan akad kredit sesuai ketentuan.
- Dana kemudian disalurkan sesuai mekanisme yang berlaku.
Persetujuan kredit tidak otomatis diberikan hanya karena calon debitur memenuhi persyaratan administratif. Bank tetap melakukan penilaian terhadap kelayakan usaha, kemampuan membayar, data kredit, serta ketentuan lainnya.
Apakah KUR BRI Bisa Digunakan untuk Modal Usaha?
KUR memang dirancang untuk mendukung pembiayaan usaha produktif. BRI menjelaskan bahwa penggunaan KUR dapat mencakup modal kerja dan investasi usaha, seperti kebutuhan alat produksi dan pengembangan usaha.
Sektor usaha yang dapat dibiayai mencakup antara lain pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, industri pengolahan, konstruksi, pariwisata, jasa, perdagangan, serta sektor produktif lainnya sesuai ketentuan.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengajukan KUR
Sebelum mengambil pinjaman, calon debitur sebaiknya menghitung kemampuan usaha dalam membayar cicilan setiap bulan. Angsuran sebaiknya disesuaikan dengan arus kas dan keuntungan usaha agar pembayaran tidak mengganggu kebutuhan operasional.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:
- Hitung kebutuhan modal secara realistis.
- Jangan mengambil plafon melebihi kebutuhan usaha.
- Sesuaikan tenor dengan kemampuan membayar.
- Periksa seluruh dokumen sebelum pengajuan.
- Pastikan memahami bunga dan biaya dalam akad.
- Hindari menggunakan jasa pihak yang menjanjikan persetujuan kredit.
- Jangan memberikan PIN, OTP, atau informasi perbankan kepada pihak lain.
Jadwal KUR BRI September 2026
KUR merupakan program pembiayaan pemerintah yang penyalurannya dilakukan sepanjang tahun sesuai ketersediaan plafon dan kebijakan yang berlaku. Untuk 2026, pemerintah menetapkan target penyaluran KUR hingga Rp295 triliun atau menyesuaikan kecukupan anggaran.
Karena itu, tidak terdapat satu tanggal khusus yang dapat disebut sebagai jadwal pengajuan KUR BRI September 2026 untuk seluruh wilayah. Ketersediaan pengajuan dan proses pencairan dapat mengikuti kebijakan penyalur serta kuota yang tersedia.
Kesimpulan
Tabel KUR BRI September 2026 dapat digunakan sebagai simulasi awal untuk memperkirakan cicilan berdasarkan jumlah pinjaman dan tenor. Dengan asumsi bunga efektif 6 persen per tahun, pinjaman Rp50 juta memiliki simulasi cicilan sekitar Rp4,30 juta untuk tenor 12 bulan hingga Rp966 ribu untuk tenor 60 bulan.
Pemerintah pada 2026 menetapkan bunga KUR Super Mikro sebesar 3 persen efektif per tahun, sedangkan KUR Mikro dan KUR Kecil untuk sektor produksi serta perdagangan berorientasi ekspor sebesar 6 persen efektif per tahun.
BRI sendiri mencantumkan KUR Mikro sampai Rp100 juta dan KUR Kecil sampai Rp500 juta pada informasi produknya, dengan tenor maksimal sesuai jenis pembiayaan.