Home » Pendidikan » Beasiswa Literasi Guru SD dan SMP 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftaran

Beasiswa Literasi Guru SD dan SMP 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftaran

Smallest FontLargest Font

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka pendaftaran Beasiswa Pelatihan Teknis Non Gelar Program Literacy Teaching, Reading and Writing bagi guru sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Berdasarkan portal resmi pelatihan guru dan tenaga kependidikan, pendaftaran berlangsung pada 14–24 Oktober 2026.

Program beasiswa pelatihan literasi ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memahami konsep literasi, menyusun pembelajaran yang bermakna, memanfaatkan media pembelajaran, serta menerapkan strategi membaca dan menulis di kelas. Pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya pengembangan profesional pendidik agar pembelajaran lebih efektif dan mendukung peningkatan kecakapan literasi peserta didik.

Calon peserta perlu memperhatikan persyaratan umum dan khusus sebelum mengajukan pendaftaran, termasuk status kepegawaian, pengalaman mengajar, kualifikasi akademik, serta kemampuan bahasa Inggris. Informasi mengenai dokumen dan ketentuan seleksi perlu dicocokkan dengan pengumuman resmi agar proses pendaftaran beasiswa pelatihan literasi tidak terkendala kelengkapan administrasi.

1. Apa Itu Beasiswa Pelatihan Literasi Kemendikdasmen?

Beasiswa pelatihan literasi Kemendikdasmen merupakan program pengembangan kompetensi non-gelar yang ditujukan bagi guru SD dan SMP. Fokus utamanya adalah penguatan keterampilan mengajar literasi, terutama dalam mengembangkan kegiatan membaca dan menulis yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran.

  • Nama program: Literacy Teaching, Reading and Writing.
  • Jenis program: Pelatihan teknis non-gelar.
  • Sasaran: Guru SD dan SMP.
  • Tujuan: Meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran literasi.
  • Pendaftaran: 14–24 Oktober 2026.

Program ini berbeda dari beasiswa pendidikan tinggi yang memberikan dukungan untuk menempuh jenjang sarjana, magister, atau doktor. Pelatihan non-gelar lebih berfokus pada peningkatan keterampilan profesional dalam bidang tertentu tanpa menempuh program pendidikan untuk memperoleh gelar akademik.

2. Tujuan dan Manfaat Pelatihan Literasi bagi Guru

Pelatihan literasi membantu guru mengembangkan pendekatan pembelajaran yang mendorong peserta didik memahami isi bacaan, menyampaikan gagasan, dan menyusun tulisan secara sistematis. Kompetensi tersebut diperlukan karena literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, tetapi juga mencakup pemahaman, penalaran, dan penggunaan informasi.

Manfaat yang menjadi fokus program meliputi:

  • Memahami konsep literasi: Memperkuat pemahaman mengenai prinsip dan praktik literasi dalam kegiatan belajar mengajar.
  • Merancang pembelajaran: Mengembangkan aktivitas membaca dan menulis yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.
  • Memanfaatkan media pembelajaran: Menggunakan bahan ajar dan media yang membantu peserta didik memahami materi.
  • Mengintegrasikan strategi literasi: Memasukkan kegiatan literasi ke dalam proses pembelajaran secara terencana.
  • Mendukung keberhasilan belajar: Meningkatkan kecakapan literasi sebagai bagian dari pencapaian kompetensi peserta didik.
BACA JUGA:  Cek Status Mahasiswa di PDDIKTI 2026 dengan NIM, Cek Data Akademik Secara Online

Penerapan hasil pelatihan di sekolah menjadi bagian penting dari pengembangan profesional guru. Strategi yang dipelajari diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran sesuai karakteristik mata pelajaran, tingkat kelas, dan kebutuhan peserta didik.

3. Jadwal Pendaftaran Beasiswa Literasi Guru 2026

Pendaftaran program Literacy Teaching, Reading and Writing dijadwalkan berlangsung selama 11 hari kalender, mulai 14 Oktober hingga 24 Oktober 2026. Informasi tanggal tersebut tercantum pada portal resmi program pelatihan teknis Kemendikdasmen.

Tabel berikut merangkum jadwal utama pendaftaran.

Sumber: Portal resmi Pelatihan Teknis Non Gelar Kemendikdasmen. Jadwal seleksi lanjutan tidak dicantumkan sebagai tanggal pasti karena belum terverifikasi pada halaman program yang tersedia.

Hal penting terkait jadwal pendaftaran:

  • Pendaftaran harus diselesaikan sebelum batas waktu yang ditentukan.
  • Dokumen perlu disiapkan dalam bentuk hasil pindai yang terbaca jelas.
  • Informasi terbaru mengenai seleksi administrasi dan tahapan berikutnya perlu dipantau melalui portal resmi.

4. Syarat Umum Pendaftaran Beasiswa Pelatihan Literasi

Persyaratan umum digunakan untuk memastikan calon peserta memenuhi kriteria dasar program. Ketentuan yang tercantum pada laman resmi meliputi kewarganegaraan, jenjang mengajar, batas usia, kepemilikan NUPTK, dan kondisi kesehatan.

Berikut persyaratan umum yang perlu diperhatikan:

  • Berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Berprofesi sebagai guru pada jenjang sekolah dasar sesuai ketentuan program.
  • Berusia maksimal 55 tahun pada 31 Desember 2026.
  • Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).
  • Sehat jasmani dan rohani.

Catatan penting: Meskipun judul dan sasaran program menyebut guru SD dan SMP, rincian persyaratan umum pada halaman resmi yang tersedia secara eksplisit mencantumkan guru jenjang sekolah dasar. Karena itu, kelayakan guru SMP perlu dikonfirmasi kepada penyelenggara sebelum pendaftaran dilakukan.

5. Persyaratan Khusus dan Kemampuan Bahasa Inggris

Selain persyaratan umum, beasiswa pelatihan literasi memiliki sejumlah kriteria khusus yang berkaitan dengan status pekerjaan, pengalaman mengajar, pendidikan terakhir, dan kemampuan bahasa Inggris. Persyaratan ini penting untuk diperiksa karena tidak semua guru otomatis memenuhi ketentuan penerimaan.

Kriteria khusus yang tercantum dalam pengumuman meliputi:

  • Berstatus sebagai pendidik aparatur sipil negara (ASN) atau pendidik tetap yayasan.
  • Memiliki pengalaman mengajar minimal dua tahun berturut-turut di satuan pendidikan formal.
  • Memiliki ijazah minimal S-1 atau D-IV.
  • Memiliki IPK minimal 3,00 pada skala 4,00 atau nilai yang setara.
  • Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku sesuai batas skor program.

Berikut daftar skor minimal bahasa Inggris yang tercantum pada laman resmi.

Ketentuan tambahan yang perlu diperhatikan:

  • Sertifikat bahasa Inggris harus masih berlaku sesuai ketentuan pendaftaran.
  • Persyaratan sertifikat bahasa Inggris dikecualikan bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri yang dapat membuktikan kelulusan maksimal dua tahun sebelum tanggal pendaftaran.
  • Dokumen pendidikan dan status kepegawaian perlu disiapkan sesuai format yang ditentukan.
BACA JUGA:  TKA SMA/SMK 2026 Digelar Akhir Oktober, Ini Jadwal Lengkap dan Tahapan Pelaksanaannya

6. Dokumen yang Harus Disiapkan

Kelengkapan dokumen menjadi bagian penting dalam seleksi administrasi beasiswa pelatihan literasi. Portal resmi membagi dokumen pendaftaran menjadi dokumen umum dan dokumen khusus yang berkaitan dengan status serta kualifikasi pendidik.

Dokumen umum

Dokumen umum digunakan untuk mengidentifikasi peserta dan menjelaskan motivasi mengikuti program.

  • Formulir pendaftaran yang diisi melalui sistem.
  • Hasil pindai Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Hasil pindai NUPTK.
  • Surat pernyataan kesanggupan mengikuti program.
  • Surat rekomendasi dari atasan.
  • Surat keterangan sehat jasmani dan rohani.
  • Esai atau personal statement berbahasa Inggris minimal 500 kata.

Esai tersebut perlu memuat empat unsur utama, yaitu motivasi mengikuti program, pentingnya pemahaman literasi dalam pembelajaran, inovasi yang pernah dilakukan, serta rencana tindak lanjut setelah pelatihan.

Dokumen khusus

Dokumen khusus digunakan untuk memverifikasi status pekerjaan dan kualifikasi akademik calon peserta.

  • Surat keputusan pengangkatan sebagai pendidik ASN atau pendidik tetap yayasan.
  • Surat tugas mengajar.
  • Surat keterangan aktif bertugas dari pimpinan instansi.
  • Ijazah dan transkrip nilai S-1/D-IV yang telah dilegalisasi.
  • Sertifikat bahasa Inggris sesuai ketentuan atau ijazah perguruan tinggi luar negeri yang memenuhi pengecualian.

Surat pernyataan dan rekomendasi harus mengikuti format lampiran yang disediakan penyelenggara. Letter of Acceptance (LoA) tercantum sebagai dokumen yang dilengkapi setelah calon peserta dinyatakan lulus sebagai penerima beasiswa.

7. Cara Daftar Beasiswa Pelatihan Literasi Kemendikdasmen

Pendaftaran beasiswa pelatihan literasi dilakukan melalui portal resmi program pelatihan teknis bagi guru dan tenaga kependidikan. Calon peserta perlu mengisi formulir serta mengunggah dokumen sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah pendaftaran yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Buka Portal Pelatihan Teknis GTK Kemendikdasmen.
  2. Cari program Literacy Teaching, Reading and Writing.
  3. Buka halaman program untuk membaca persyaratan umum dan khusus.
  4. Pilih tautan pendaftaran yang tersedia pada halaman program.
  5. Lengkapi formulir pendaftaran sesuai petunjuk sistem.
  6. Unggah dokumen umum dan khusus yang dipersyaratkan.
  7. Periksa kembali kesesuaian data dan kelengkapan dokumen.
  8. Kirim pendaftaran sesuai petunjuk pada sistem.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan selama proses pendaftaran:

  • Pastikan data identitas sesuai dengan dokumen resmi.
  • Periksa masa berlaku sertifikat bahasa Inggris.
  • Gunakan esai berbahasa Inggris dengan panjang minimal 500 kata sesuai ketentuan.
  • Simpan bukti atau informasi registrasi apabila disediakan oleh sistem.
  • Pantau pengumuman seleksi melalui portal resmi.

8. Tahapan Seleksi Beasiswa Pelatihan Literasi

Seleksi diperlukan untuk menilai kesesuaian calon peserta dengan persyaratan dan tujuan program. Dokumen resmi yang tersedia menjelaskan kelengkapan administrasi, tetapi jadwal rinci seluruh tahapan seleksi untuk program ini perlu diperiksa kembali melalui pengumuman penyelenggara.

BACA JUGA:  Cara Cek NISN Online 2026 untuk SD, SMP, SMA dan Lulusan

Tahapan yang perlu dipantau meliputi:

  • Pemeriksaan administrasi: Penilaian kelengkapan dan kesesuaian dokumen pendaftaran.
  • Pengumuman hasil seleksi: Informasi mengenai status kelulusan disampaikan melalui kanal resmi sesuai ketentuan program.
  • Pemenuhan dokumen lanjutan: Peserta yang dinyatakan lolos perlu mengikuti instruksi berikutnya, termasuk melengkapi LoA apabila dipersyaratkan.
  • Pelaksanaan pelatihan: Peserta mengikuti kegiatan sesuai jadwal, metode, dan ketentuan yang ditetapkan penyelenggara.

Tidak ada dasar yang cukup untuk memastikan tanggal pengumuman hasil seleksi atau waktu pelaksanaan pelatihan hanya berdasarkan jadwal pembukaan pendaftaran. Informasi tersebut sebaiknya mengacu pada pengumuman resmi terbaru.

9. Apakah Beasiswa Menanggung Biaya Pelatihan?

Informasi pembiayaan menjadi salah satu hal yang perlu diperiksa sebelum mengikuti program beasiswa pelatihan literasi. Namun, halaman program yang tersedia belum memberikan rincian nominal bantuan, komponen biaya yang ditanggung, ataupun ketentuan penggantian biaya secara terperinci.

Berikut hal-hal yang perlu dipastikan melalui pengumuman atau petunjuk teknis resmi.

Catatan: Tabel ini menunjukkan informasi yang belum dapat dipastikan dari halaman program yang tersedia, bukan pernyataan bahwa seluruh biaya tidak ditanggung.

Pengecekan komponen pembiayaan penting dilakukan untuk mengetahui hak dan kewajiban peserta. Informasi mengenai biaya, fasilitas, serta mekanisme pembiayaan perlu dipastikan sebelum menyetujui ketentuan sebagai penerima program.

10. Cara Memastikan Informasi dan Pengumuman Resmi

Informasi mengenai beasiswa pelatihan literasi dapat diperbarui selama masa pendaftaran maupun setelah seleksi berlangsung. Pemeriksaan langsung melalui portal Kemendikdasmen membantu mengurangi risiko kesalahan informasi, terutama terkait batas waktu, dokumen, dan perubahan jadwal.

Sumber informasi yang dapat digunakan meliputi:

Beberapa langkah pemeriksaan yang perlu dilakukan:

  1. Pastikan nama program sesuai dengan pengumuman yang dicari.
  2. Periksa tanggal pembukaan dan penutupan pendaftaran.
  3. Cocokkan seluruh dokumen dengan persyaratan yang tercantum.
  4. Periksa pengumuman terbaru mengenai hasil seleksi dan pelaksanaan pelatihan.
  5. Gunakan kanal resmi untuk mengonfirmasi persyaratan yang belum jelas, khususnya terkait kelayakan guru SMP dan pembiayaan program.
  6. Penutup

Beasiswa Pelatihan Teknis Non Gelar Program Literacy Teaching, Reading and Writing dari Kemendikdasmen membuka kesempatan pengembangan kompetensi bagi guru di bidang literasi. Program ini berfokus pada pemahaman konsep literasi, perancangan pembelajaran, pemanfaatan media, serta penerapan strategi membaca dan menulis dalam kegiatan belajar mengajar.

Pendaftaran program dijadwalkan berlangsung pada 14–24 Oktober 2026. Persyaratan yang tercantum mencakup kewarganegaraan Indonesia, batas usia maksimal 55 tahun pada akhir 2026, kepemilikan NUPTK, status pendidik yang sesuai, pengalaman mengajar minimal dua tahun, pendidikan minimal S-1/D-IV dengan IPK 3,00, serta sertifikat kemampuan bahasa Inggris sesuai ketentuan.

Sebelum mengajukan pendaftaran, pemeriksaan terhadap persyaratan khusus, kelengkapan dokumen, dan informasi pembiayaan perlu dilakukan melalui portal resmi. Perhatian khusus juga diperlukan untuk memastikan kelayakan guru SMP, mengingat rincian persyaratan umum pada halaman program yang tersedia secara eksplisit menyebut guru SD.