Kartu Prakerja masih menjadi salah satu program pemerintah yang banyak dicari karena menyediakan akses pelatihan untuk meningkatkan kompetensi kerja. Namun, informasi mengenai Kartu Prakerja 2026 perlu diperiksa melalui kanal resmi karena jadwal pembukaan gelombang baru dapat berubah dan sejumlah tautan pendaftaran yang beredar di media sosial telah dinyatakan palsu.
Sampai awal Oktober 2026, belum ditemukan pengumuman resmi dari situs Kartu Prakerja mengenai pembukaan gelombang baru 2026. Karena itu, informasi mengenai tanggal pendaftaran, nomor gelombang, maupun besaran manfaat 2026 sebaiknya tidak dianggap resmi sebelum diumumkan melalui kanal pemerintah.
Apa Itu Kartu Prakerja?
Kartu Prakerja merupakan program pengembangan kompetensi kerja yang ditujukan bagi pencari kerja, pekerja atau buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja, serta pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi. Program ini juga memiliki tujuan mengembangkan produktivitas, daya saing angkatan kerja, dan kewirausahaan.
Pelaksanaan program memiliki dasar hukum Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2022 yang mengubah Perpres Nomor 36 Tahun 2020. Regulasi tersebut masih tercatat berstatus berlaku pada Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Kementerian Ketenagakerjaan.
Kartu Prakerja bukan sekadar bantuan uang tunai. Peserta yang ditetapkan sebagai penerima memperoleh bantuan pelatihan dan dapat menerima insentif sesuai ketentuan program.
Kartu Prakerja 2026 Sudah Dibuka atau Belum?
Pertanyaan mengenai kapan Kartu Prakerja 2026 dibuka menjadi salah satu pencarian yang banyak muncul. Berdasarkan penelusuran terbaru, belum terdapat pengumuman resmi yang menetapkan pembukaan gelombang baru Kartu Prakerja 2026.
Informasi mengenai pembukaan Gelombang 72 yang beredar sebelumnya juga belum memiliki kepastian resmi. Pemerintah dan kanal pemeriksa fakta mengingatkan bahwa tautan pendaftaran yang mengatasnamakan Kartu Prakerja dapat menjadi modus penipuan atau pencurian data.
| Informasi | Status yang dapat diverifikasi |
|---|---|
| Kartu Prakerja 2026 | Program masih menjadi perhatian, tetapi jadwal gelombang baru belum diumumkan resmi |
| Gelombang terbaru | Belum ada pengumuman resmi gelombang baru 2026 |
| Situs pendaftaran | prakerja.go.id |
| Biaya pendaftaran | Tidak dipungut biaya |
| Tautan dari media sosial | Perlu diverifikasi sebelum digunakan |
| Besaran manfaat 2026 | Belum dapat dipastikan sebelum ketentuan baru diumumkan |
Dengan kondisi tersebut, tanggal yang beredar di media sosial sebaiknya tidak digunakan sebagai patokan pendaftaran. Informasi paling aman berasal dari situs resmi dan akun resmi Kartu Prakerja.
Syarat Kartu Prakerja
Ketentuan yang tercantum dalam informasi resmi pemerintah menetapkan beberapa persyaratan dasar bagi calon peserta. Salah satunya adalah berstatus Warga Negara Indonesia dan memenuhi batas usia yang ditentukan.
Kementerian Ketenagakerjaan mencantumkan persyaratan berupa WNI berusia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 64 tahun serta tidak sedang mengikuti pendidikan formal. Terdapat pula sejumlah jabatan atau status tertentu yang tidak diperbolehkan menjadi peserta.
Persyaratan Dasar
Beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan meliputi:
- Warga Negara Indonesia.
- Berusia minimal 18 tahun.
- Berusia maksimal 64 tahun.
- Tidak sedang mengikuti pendidikan formal.
- Tidak berstatus pejabat negara.
- Tidak berstatus anggota DPRD.
- Tidak berstatus ASN.
- Tidak berstatus anggota TNI atau Polri.
- Tidak berstatus kepala desa atau perangkat desa.
- Tidak berstatus direksi, komisaris, atau dewan pengawas BUMN/BUMD.
Ketentuan tersebut mengacu pada informasi resmi pemerintah yang tersedia saat ini. Jika pemerintah menerbitkan ketentuan khusus untuk gelombang 2026, persyaratan tersebut perlu disesuaikan dengan aturan terbaru.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Sebelum melakukan pendaftaran, data kependudukan perlu dipersiapkan agar proses verifikasi dapat dilakukan dengan benar. Syarat dan ketentuan resmi Kartu Prakerja mencantumkan data seperti NIK, nomor KK, tanggal lahir, alamat, pendidikan, status pekerjaan, serta foto KTP.
Beberapa data yang perlu disiapkan antara lain:
- KTP elektronik.
- Kartu Keluarga.
- Nomor telepon seluler aktif.
- Alamat email aktif.
- Data pendidikan terakhir.
- Informasi status pekerjaan.
- Foto KTP.
- Foto atau verifikasi wajah sesuai instruksi sistem.
Nomor telepon dan email perlu dipastikan aktif karena dapat digunakan untuk proses verifikasi akun. Data yang dimasukkan juga harus sesuai dengan identitas sebenarnya.
Cara Daftar Kartu Prakerja 2026
Pendaftaran Kartu Prakerja dilakukan secara digital melalui situs resmi. Pemerintah menegaskan bahwa pendaftaran dilakukan melalui www.prakerja.go.id, sehingga tautan lain yang mengatasnamakan program perlu diperiksa terlebih dahulu.
Apabila gelombang baru sudah diumumkan, alur pendaftaran pada dasarnya dimulai dengan membuat akun, melengkapi data, melakukan verifikasi, dan mengikuti seleksi gelombang.
Langkah Pendaftaran
Berikut tahapan yang perlu dipersiapkan:
- Buka situs resmi Kartu Prakerja.
- Buat akun menggunakan email atau nomor telepon aktif.
- Masukkan data sesuai KTP dan KK.
- Lengkapi informasi pribadi pada profil.
- Lakukan verifikasi sesuai petunjuk sistem.
- Selesaikan tahapan tes jika diwajibkan.
- Pilih gelombang yang sedang dibuka.
- Pastikan data sudah benar sebelum mengirim pendaftaran.
- Tunggu proses seleksi.
- Periksa hasil seleksi melalui dashboard akun.
Syarat dan ketentuan resmi menyebut bahwa pendaftar harus memiliki akun sebelum dapat mengikuti pendaftaran Kartu Prakerja, tes, dan seleksi gelombang. Pendaftaran juga tidak dikenakan biaya.
Situs resmi: Kartu Prakerja
Jadwal Kartu Prakerja 2026
Sampai awal Oktober 2026, jadwal resmi pembukaan gelombang baru belum dapat dipastikan berdasarkan sumber pemerintah yang tersedia. Informasi mengenai gelombang 2026 yang beredar di media sosial sebelumnya telah beberapa kali dikaitkan dengan tautan palsu.
Karena itu, belum tepat mencantumkan tanggal tertentu sebagai jadwal resmi Kartu Prakerja 2026. Pengumuman pembukaan gelombang perlu ditunggu melalui situs dan akun resmi.
Bagaimana Mengetahui Gelombang Dibuka?
Beberapa sumber yang dapat diperiksa secara berkala yaitu:
- Situs resmi prakerja.go.id.
- Dashboard akun Kartu Prakerja.
- Kanal media sosial resmi Kartu Prakerja.
- Informasi resmi Kementerian Ketenagakerjaan.
- Pengumuman dari pemerintah yang mencantumkan sumber resmi.
Nomor gelombang tidak sebaiknya dijadikan patokan jika hanya berasal dari unggahan akun media sosial yang tidak terverifikasi.
Besaran Manfaat Kartu Prakerja
Besaran manfaat Kartu Prakerja perlu dibedakan antara ketentuan skema sebelumnya dan kebijakan untuk 2026. Informasi resmi pemerintah mengenai skema normal 2023 mencantumkan total manfaat Rp4,2 juta, terdiri dari Rp3,5 juta untuk biaya pelatihan, Rp600 ribu insentif biaya mencari kerja, dan Rp100 ribu insentif survei.
Namun, angka tersebut merupakan ketentuan skema yang telah diumumkan sebelumnya. Angka tersebut tidak sebaiknya disebut sebagai besaran manfaat Kartu Prakerja 2026 sebelum pemerintah mengumumkan ketentuan terbaru.
| Komponen skema normal yang pernah berlaku | Besaran |
|---|---|
| Bantuan pelatihan | Rp3.500.000 |
| Insentif mencari kerja | Rp600.000 |
| Insentif survei | Rp100.000 |
| Total | Rp4.200.000 |
Tabel tersebut merupakan referensi skema normal yang telah diumumkan pemerintah, bukan konfirmasi besaran manfaat untuk gelombang 2026. Ketentuan baru dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah.
Bagaimana Insentif Kartu Prakerja Dicairkan?
Insentif tidak diberikan hanya karena akun sudah dibuat atau seseorang sudah mendaftar. Berdasarkan ketentuan resmi, penerima harus memenuhi persyaratan setelah dinyatakan lolos, termasuk menyelesaikan pelatihan dan memberikan ulasan serta penilaian terhadap pelatihan.
Insentif disalurkan melalui rekening bank atau penyelenggara uang elektronik yang telah disambungkan ke akun. NIK pada rekening atau akun pembayaran harus sesuai dengan NIK peserta yang terdaftar.
Apa yang Dilakukan Setelah Lolos?
Peserta yang dinyatakan lolos perlu memperhatikan batas waktu pembelian pelatihan. Ketentuan resmi menyebut pembelian pelatihan pertama harus dilakukan paling lambat 15 hari kalender setelah menerima pemberitahuan sebagai penerima.
Jika batas tersebut terlewati tanpa pembelian pelatihan pertama, kepesertaan dapat dicabut dan saldo bantuan pelatihan dikembalikan ke rekening negara. Karena itu, status kelolosan perlu segera diperiksa melalui dashboard.
Tahapan Setelah Lolos
Urutannya secara umum adalah:
- Memeriksa notifikasi kelolosan.
- Memperoleh nomor Kartu Prakerja.
- Menyambungkan rekening bank atau e-wallet sesuai ketentuan.
- Memilih pelatihan.
- Membeli pelatihan menggunakan saldo.
- Mengikuti dan menyelesaikan pelatihan.
- Memberikan rating dan ulasan.
- Menunggu proses penyaluran insentif jika seluruh syarat terpenuhi.
Kementerian Ketenagakerjaan juga menjelaskan bahwa peserta dapat mengikuti pelatihan setelah lolos seleksi dan memperoleh saldo untuk membeli pelatihan.
Cara Cek Status Kartu Prakerja
Status pendaftaran dapat diperiksa melalui dashboard akun resmi. Jika lolos seleksi, informasi kelolosan juga dapat dikirim melalui SMS dan email sesuai ketentuan layanan.
Jika belum berhasil, dashboard dapat menampilkan pemberitahuan bahwa pendaftaran belum berhasil. Status tersebut perlu dibedakan dari kondisi akun yang belum mengikuti gelombang karena keduanya memiliki arti berbeda.
Jika NIK Sudah Terdaftar
NIK yang sudah terdaftar menunjukkan bahwa NIK tersebut pernah digunakan untuk membuat akun Kartu Prakerja. Pemerintah menyarankan pemeriksaan email dengan kata kunci “Prakerja” atau menggunakan fitur lupa password untuk menemukan akun yang sudah terdaftar.
Membuat akun baru dengan identitas berbeda bukan solusi yang tepat. Data kependudukan harus digunakan sesuai identitas pemiliknya.
Waspada Link Pendaftaran Kartu Prakerja Palsu
Pada Januari dan April 2026, pemeriksa fakta menemukan sejumlah tautan palsu yang mengatasnamakan pendaftaran Kartu Prakerja. Tautan tersebut meminta data pribadi dan tidak mengarah ke situs resmi pemerintah.
Beberapa ciri yang perlu diwaspadai antara lain:
- Pendaftaran melalui Google Form atau situs asing.
- Janji insentif langsung setelah mengisi data.
- Meminta biaya pendaftaran.
- Meminta kode OTP.
- Meminta password akun.
- Meminta data melalui Telegram atau WhatsApp.
- Menggunakan nama program pemerintah tetapi bukan domain resmi.
Syarat dan ketentuan resmi juga menegaskan bahwa Manajemen Pelaksana tidak meminta password maupun kode OTP. Data tersebut tidak boleh diberikan kepada pihak yang mengatasnamakan Kartu Prakerja.
Kesimpulan
Kartu Prakerja 2026 masih menjadi program yang ditunggu masyarakat, tetapi jadwal pembukaan gelombang baru perlu menunggu pengumuman resmi. Sampai awal Oktober 2026, belum terdapat dasar resmi yang cukup untuk memastikan tanggal pembukaan, nomor gelombang baru, maupun besaran manfaat khusus 2026.
Pendaftaran resmi dilakukan melalui prakerja.go.id, bukan melalui tautan yang dikirim lewat media sosial atau grup percakapan. Calon peserta dapat mempersiapkan KTP, KK, email, nomor telepon aktif, serta data pribadi lainnya sambil menunggu pengumuman resmi.