Home » Ekonomi » Tabel KUR BSI 2026: Angsuran, Plafon, Syarat, dan Cara Pengajuan

Tabel KUR BSI 2026: Angsuran, Plafon, Syarat, dan Cara Pengajuan

Smallest FontLargest Font

Tabel KUR BSI 2026 menjadi informasi penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usaha. Bank Syariah Indonesia (BSI) menyediakan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbasis syariah dengan pilihan plafon sesuai kategori usaha dan kebutuhan pembiayaan.

Besaran angsuran KUR BSI ditentukan oleh jumlah pembiayaan, jangka waktu pembayaran, dan ketentuan akad yang disepakati. Karena menggunakan prinsip syariah, BSI menggunakan istilah margin untuk imbal hasil pembiayaan, bukan bunga kredit konvensional.

Apa Itu KUR BSI 2026?

KUR BSI merupakan fasilitas pembiayaan program pemerintah yang disalurkan melalui Bank Syariah Indonesia untuk pelaku usaha produktif dan layak. Pembiayaan dapat digunakan untuk kebutuhan modal kerja maupun investasi usaha sesuai ketentuan produk yang dipilih.

Program ini ditujukan untuk membantu pelaku UMKM mendapatkan akses pembiayaan dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah dan bank penyalur. Besaran pembiayaan yang dapat diajukan bergantung pada kategori KUR, kebutuhan usaha, kelayakan pemohon, serta hasil analisis bank.

Jenis KUR BSI 2026

BSI menyediakan beberapa kategori KUR yang dibedakan berdasarkan plafon pembiayaan. Informasi produk resmi BSI mencantumkan KUR Super Mikro untuk pembiayaan hingga Rp10 juta dan KUR Mikro untuk plafon di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta.

Jenis pembiayaanKisaran plafonSasaran umum
KUR Super MikroSampai Rp10 jutaUsaha mikro dengan kebutuhan modal relatif kecil
KUR MikroDi atas Rp10 juta sampai Rp100 jutaUsaha produktif yang membutuhkan tambahan modal
KUR KecilDi atas Rp100 juta sampai Rp500 jutaUsaha yang membutuhkan pembiayaan lebih besar

Plafon yang tercantum merupakan gambaran kategori produk, bukan jaminan bahwa setiap pemohon dapat memperoleh jumlah tersebut. Persetujuan dan nominal akhir tetap mengikuti persyaratan program serta penilaian kelayakan oleh BSI.

BACA JUGA:  Pemerintah Perkuat Fasilitasi Ekspor agar UMKM Indonesia Mudah Tembus Pasar Global

Tabel Angsuran KUR BSI 2026

Tabel angsuran KUR BSI membantu memperkirakan jumlah cicilan berdasarkan plafon pembiayaan dan tenor. Untuk memberikan gambaran, simulasi berikut menggunakan asumsi margin setara 6% efektif per tahun dengan perhitungan angsuran bulanan, sebagaimana digunakan dalam simulasi KUR Mikro BSI yang diberitakan Bisnis.com pada Oktober 2026.

Simulasi Angsuran KUR BSI Rp10 Juta hingga Rp100 Juta

Perkiraan angsuran bulanan, dibulatkan ke ribuan rupiah terdekat.

PlafonTenor 12 bulanTenor 24 bulanTenor 36 bulan
Rp10 jutaRp861.000Rp443.000Rp304.000
Rp25 jutaRp2.153.000Rp1.108.000Rp760.000
Rp50 jutaRp4.306.000Rp2.216.000Rp1.521.000
Rp75 jutaRp6.458.000Rp3.324.000Rp2.282.000
Rp100 jutaRp8.611.000Rp4.432.000Rp3.042.000

Besaran angsuran dapat berubah sesuai hasil perhitungan bank, akad pembiayaan, serta ketentuan produk yang berlaku saat pengajuan. Untuk memperoleh angka final, pemohon perlu meminta simulasi resmi dari petugas BSI.

Tabel KUR BSI Rp150 Juta hingga Rp500 Juta

Pembiayaan di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta masuk dalam kategori KUR Kecil berdasarkan pembagian plafon yang dipublikasikan dalam informasi KUR BSI 2026. Tenor KUR Kecil dapat mencapai 48 bulan untuk modal kerja, dengan ketentuan berbeda untuk pembiayaan investasi.

Plafon pembiayaanKategoriCatatan
Rp150 jutaKUR KecilPerlu simulasi resmi sesuai tenor dan akad
Rp200 jutaKUR KecilPersetujuan berdasarkan analisis kelayakan
Rp300 jutaKUR KecilPeriksa persyaratan dokumen dan usaha
Rp400 jutaKUR KecilKetentuan mengikuti kebijakan produk
Rp500 jutaKUR KecilBatas atas kategori yang dipublikasikan

Untuk plafon di atas Rp100 juta, besaran angsuran tidak sebaiknya diperkirakan hanya dengan mengalikan angka dari tabel KUR Mikro. Struktur pembayaran, jangka waktu, dan ketentuan pembiayaan perlu dikonfirmasi berdasarkan produk KUR Kecil yang tersedia.

Margin KUR BSI 2026 dan Pilihan Tenor

Margin merupakan imbal hasil yang ditetapkan dalam pembiayaan syariah sesuai akad yang digunakan. Dalam informasi KUR Mikro BSI, margin tercantum setara 6% efektif per tahun, sedangkan produk KUR Super Mikro memiliki ketentuan margin yang perlu diperiksa berdasarkan informasi produk dan program yang berlaku.

BACA JUGA:  Tiket Pesawat Nataru 2026 Bebas PPN 100%, Cek Syarat dan Tanggalnya

Berapa Margin KUR BSI?

Untuk KUR Mikro, acuan yang dipublikasikan BSI menunjukkan margin setara 6% efektif per tahun. Istilah tersebut tidak sama persis dengan bunga kredit konvensional karena pembiayaan syariah mengikuti struktur akad dan ketentuan yang berlaku.

Perhitungan dalam tabel di atas menggunakan ekuivalen margin bulanan 0,5% sebagai pendekatan simulasi. Angka ini berguna untuk perkiraan awal, tetapi tidak menggantikan perhitungan resmi bank.

Berapa Lama Tenor KUR BSI?

Jangka waktu pembiayaan bergantung pada tujuan penggunaan dana dan kategori KUR. Sebagai acuan, informasi KUR BSI menyebut tenor maksimal 36 bulan untuk KUR Mikro, sedangkan KUR Kecil dapat memiliki tenor lebih panjang sesuai tujuan pembiayaan.

Sebelum memilih tenor, pelaku usaha perlu mempertimbangkan kemampuan arus kas bulanan. Tenor lebih panjang dapat menurunkan angsuran bulanan, tetapi membuat kewajiban pembayaran berlangsung lebih lama.

Syarat Pengajuan KUR BSI 2026

Pemohon KUR BSI perlu memenuhi ketentuan program dan persyaratan administrasi yang ditetapkan bank. Syarat dapat berbeda berdasarkan kategori pembiayaan, nilai plafon, tujuan penggunaan dana, dan kondisi usaha.

Persyaratan Umum

Mengacu pada informasi KUR BSI dan ketentuan yang diberitakan untuk program 2026, persyaratan yang perlu dipersiapkan antara lain:

  • Warga Negara Indonesia dan mengajukan sebagai perorangan sesuai ketentuan produk.
  • Memiliki usaha produktif dan layak untuk dibiayai.
  • Usaha telah berjalan aktif, dengan ketentuan umum minimal enam bulan untuk kategori yang mensyaratkannya.
  • Memiliki identitas diri dan dokumen administrasi yang diperlukan.
  • Memenuhi ketentuan riwayat pembiayaan dan kelayakan calon penerima KUR.
  • Tidak sedang menerima pembiayaan lain yang dilarang oleh ketentuan program, dengan memperhatikan pengecualian yang berlaku.

Persyaratan tersebut merupakan panduan awal dan bukan daftar final untuk semua jenis KUR. Ketentuan terbaru perlu dikonfirmasi langsung melalui BSI sebelum mengajukan pembiayaan.

Dokumen yang Perlu Disiapkan

Dokumen yang umum diminta dalam proses pengajuan meliputi:

  1. KTP pemohon.
  2. Kartu Keluarga.
  3. Nomor Induk Berusaha (NIB) atau dokumen legalitas usaha yang sesuai.
  4. Dokumen pendukung aktivitas usaha.
  5. Dokumen tambahan yang diminta berdasarkan kategori dan nilai pembiayaan.
BACA JUGA:  Cek BPR Resmi OJK 2026 Sebelum Menabung, Begini Cara Memastikan Legalitasnya

Untuk plafon lebih besar, bank dapat meminta dokumen tambahan guna menilai kelayakan usaha dan kemampuan pembayaran. Kelengkapan dokumen tidak otomatis menjamin persetujuan karena keputusan akhir tetap berdasarkan proses analisis pembiayaan.

Cara Mengajukan KUR BSI 2026 secara Online dan Offline

Pengajuan KUR BSI dapat dilakukan melalui kanal digital yang disediakan bank atau dengan mendatangi kantor cabang. BSI mencantumkan layanan pengajuan online melalui situs resmi dan platform Salam Digital untuk produk KUR tertentu.

Cara Pengajuan Online

Berikut langkah umum yang dapat dilakukan calon pemohon.

  1. Buka situs resmi Bank Syariah Indonesia atau akses Salam Digital BSI.
  2. Cari layanan KUR atau pembiayaan UMKM yang tersedia.
  3. Baca ketentuan produk, plafon, dan persyaratan pengajuan.
  4. Isi formulir dengan data yang benar.
  5. Siapkan dan unggah dokumen sesuai petunjuk.
  6. Tunggu proses verifikasi serta tindak lanjut dari petugas BSI.

Ketersediaan layanan digital dapat berbeda berdasarkan produk dan ketentuan yang berlaku. Pastikan pengajuan dilakukan melalui kanal resmi dan jangan memberikan kode OTP atau PIN kepada pihak yang mengaku sebagai petugas bank.

Cara Pengajuan Langsung ke Kantor Cabang

Pemohon yang membutuhkan penjelasan mengenai akad dan simulasi cicilan dapat mendatangi kantor cabang BSI. Petugas akan membantu menjelaskan produk yang sesuai, memeriksa kelengkapan dokumen, dan menerangkan proses analisis pembiayaan.

Sebelum datang, sebaiknya siapkan dokumen identitas dan legalitas usaha. Pemohon juga dapat meminta simulasi angsuran berdasarkan plafon dan tenor yang sesuai dengan kemampuan keuangan usaha.

Jadwal Pengajuan KUR BSI 2026

Pengajuan KUR BSI mengikuti ketersediaan program, kuota pembiayaan, dan ketentuan bank pada tahun berjalan. BSI melaporkan telah menyalurkan pembiayaan KUR Syariah sebesar Rp1,65 triliun hingga Februari 2026 kepada lebih dari 11.000 pelaku UMKM.

Namun, angka penyaluran tersebut bukan informasi mengenai sisa kuota yang tersedia saat ini. Calon pemohon perlu menghubungi BSI untuk memastikan apakah pengajuan masih dapat diterima di wilayah dan kategori usaha terkait.

Tips Memilih Plafon KUR BSI

Pemilihan plafon sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan usaha, bukan hanya berdasarkan batas pembiayaan tertinggi. Perhitungan yang realistis membantu menjaga arus kas agar cicilan tidak mengganggu biaya operasional.

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan meliputi:

  • Hitung kebutuhan modal: tentukan dana yang benar-benar dibutuhkan untuk stok, peralatan, atau pengembangan usaha.
  • Periksa kemampuan membayar: sesuaikan angsuran dengan pendapatan bersih usaha.
  • Pilih tenor secara cermat: bandingkan jumlah cicilan dan lamanya kewajiban pembayaran.
  • Siapkan dokumen usaha: pastikan legalitas dan informasi usaha dapat diverifikasi.
  • Minta simulasi resmi: gunakan perhitungan dari petugas BSI sebelum menyepakati pembiayaan.

Kesimpulan

Tabel KUR BSI 2026 dapat menjadi acuan awal untuk memperkirakan angsuran pembiayaan UMKM. KUR Super Mikro tersedia hingga Rp10 juta, KUR Mikro di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta, sedangkan KUR Kecil mencakup pembiayaan di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta sesuai ketentuan produk yang dipublikasikan.

Simulasi angsuran perlu dibedakan dari penawaran resmi karena perhitungan akhir bergantung pada akad, tenor, dan hasil analisis bank. Untuk memastikan syarat, kuota, serta jadwal pengajuan terbaru, calon pemohon sebaiknya mengakses kanal resmi BSI atau mengunjungi kantor cabang.